AKHI, INI SEBAHAGIAN KEJAHATAN SYI’AH TERHADAP KITAB SUCI KITA….

KEDUSTAAN SYI’AH TERHADAP ALQUR’AN

بسم الله الرحمن الرحيم

SYI'AH8Menyingkap tipudaya anti Islam, menegakkan al-haq

Perlu pembaca ketahui bahwasanya Alqur’an yang Allah turunkan kepada Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam sebagai kitab suci dan referensi terbesar umat Islam merupakan kitab suci terakhir yang telah Allah jamin kemurniannya dari berbagai macam usaha pengubahan dan penyelewengan. Allah berfirman,

إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا الذِّكْرَ وَ إِنَّا لَهُ لَحَافِظُونَ

“Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Alqur`an, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya”. [QS Al-Hijr/15: 9].

Bahkan Allah telah menegaskan dalam firman-Nya,

قُلْ لَئِنِ اجْتَمَعَتِ اْلإِنْسُ وَ اْلجِنُّ عَلَى أَن يَّأْتُوا بِمِثْلِ هَذَا اْلقُرْءَانِ لَا يَأْتُونَ بِمِثْلِهِ وَ لَوْ كَانَ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ ظَهِيرًا

“Katakanlah, “Sesungguhnya jika manusia dan jin berkumpul untuk membuat yang serupa Alqur`an ini, niscaya mereka tidak akan dapat membuat yang serupa dengan dia, sekalipun sebagian mereka menjadi pembantu bagi sebagian yang lain”. [QS Al-Isra/17: 88].

Dan juga firman-Nya,

أَمْ يَقُولُونَ افْتَرَىــهُ قُلْ فَأْتُوا بِسُورَةٍ مِّثْلِهِ وَ ادْعُوا مَنِ اسْتَطَعْتُم مِّن دُونِ اللهِ إِن كُنتُمْ صَادِقِينَ

 “Atau (patutkah) mereka mengatakan, “Muhammad membuat-buatnya”. Katakanlah, “(Kalau benar yang kalian katakan itu), maka cobalah datangkan sebuah surat seumpamanya dan panggillah siapa-siapa yang dapat kalian panggil (untuk membuatnya) selain Allah, jika kalian orang-orang yang benar”. [QS Yunus/ 10: 38].

Namun orang-orang Syi’ah Rafidlah dengan beraninya menyatakan bahwa Alqur’an yang ada di tangan kaum muslimin ini telah mengalami perubahan dari yang semestinya. Di dalam kitab Ushul al-Kafiy (yang kedudukannya di sisi mereka seperti Shahih al-Bukhoriy di sisi kaum muslimin), karya Abu Ja’far Muhammad bin Ya’qub al-Kulaini (II/ 634), dari Abu Abdillah (Ja’far ash-Shadiq), ia berkata, “Sesungguhnya Alqur’an yang dibawa Jibril kepada Muhammad ada 17.000 ayat”. Kalau demikian 2/3 dari Alqur’an telah hilang karena jumlah ayat di dalam Alqur’an di sisi kaum muslimin tidak lebih dari 6666 ayat !!!

Di dalam juz I, halaman 239-240, dari Abu Abdillah ia berkata, “Sesungguhnya di sisi kami ada mush-haf Fathimah, namun mereka tidak tahu apa mush-haf Fathimah itu”. Abu Bashir bertanya, “Apa mush-haf Fathimah itu?” Abu Abdillah menjawab, “Sebuah mush-haf 3 kali lipat dari apa yang terdapat di dalam mush-haf kalian (umat Islam). Demi Allah, tidak ada padanya satu huruf pun dari Alqur’an kalian….”.

Bahkan salah seorang ahli hadits mereka yang bernama Husain bin Muhammad ath-Thabrisiy telah mengumpulkan sekian banyak riwayat dari para imam mereka yang ma’shum (menurut mereka), di dalam kitabnya Fash-l al-Khithab yang menjelaskan bahwa Alqur’an yang ada di tangan kaum muslimin telah mengalami perubahan dan penyimpangan.

Ini merupakan suatu bentuk pelecehan terhadap Alqur’an sekaligus sebagai penghinaan kepada Allah, bahwa Dia tidak mampu merealisasikan jaminan-Nya untuk menjaga Alqur’an. Ini merupakan salah satu misi Yahudi yang berbajukan Syi’ah Rafidlah sebagai bentuk konspirasi jahat mereka untuk merusak dan mengkaburkan referensi utama umat Islam. Pernyataan kufur mereka ini sama sekali belum pernah dilontarkan sekte-sekte sesat sekalipun seperti Mu’tazilah, Khawarij ataupun Murji`ah.

Beberapa fakta pemalsuan dan penyelewengan Alquran oleh Syi’ah.

Ketika mereka tidak mampu membuat kitab yang semisal dengan Alqur’an, maka tidak ada jalan lain bagi mereka kecuali menambah, memalsukan dan menyelewengkan apa yang terdapat di dalam kitab suci Alqur’an sesuai dengan hawa nafsu mereka. Perbuatan tercela ini tidaklah beda dengan apa yang dilakukan oleh orang-orang Yahudi terhadap kitab suci mereka. Allah berfirman,

فَوَيْلٌ لِّلَّذِينَ يَكْتُبُونَ اْلكِتَابَ بِأَيْدِيهِمْ ثُمَّ يَقُولُونَ هَذَا مِنْ عِندِ اللهِ لِيَشْتَرُوا بِهِ ثَمَنًا قَلِيلًا

“Maka kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang menulis al-Kitab dengan tangan mereka sendiri. Lalu  mereka berkata, “Ini dari Allah”, (dengan maksud) untuk memperoleh keuntungan yang sedikit dengan perbuatan itu”. [QS al-Baqarah/2: 79].

Diantara contoh kedustaan dan penyelewengan mereka terhadap mushaf Alquran

1. Dalam Surat al-Baqarah/2: 257.

وَ الَّذِينَ كَفَرُوا أَوْلِيَاؤُهُمُ الطَّاغُوتُ

“Dan orang-orang yang kafir, pelindung-pelindungnya ialah setan….”.

Namun dalam Alquran palsu mereka,

  وَ الَّذِينَ كَفَرُوا بِوِلاَيَةِ عَلِيّ بْنِ أَبِيْ طَالِبٍ أَوْلِيَاؤُهُمُ الطَّاغُوتُ

“Dan orang-orang yang kafir terhadap kepemimpinan Ali bin Abi Thalib itu, pelindung-pelindung mereka adalah setan….”.

2. Dalam Surat al-Lail/92: 12-13.

إِنَّ عَلَيْنَا لَلْهُدَى وَ إِنَّ لَنَا لَلآخِرَةَ وَ الأُولَى

“Sesungguhnya kewajiban Kamilah memberi petunjuk, dan sesungguhnya kepunyaan Kamilah akhirat dan dunia”.

Namun dalam Alqur’an palsu mereka,

إِنَّ عَلِيًّا لَلْهُدَى وَ إِنَّ لَهُ لَلآخِرَةَ وَ الأُولَى

“Sesungguhnya Ali benar-benar sebuah petunjuk dan kepunyaan dialah akhirat dan dunia”.

3. Dalam Surat al-Insyirah/94: 7.

فَإِذَا فَرَغْتَ فَانْصَبْ

“Maka apabila kamu (Muhammad) telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain”.

Sedangkan dalam Alqur’an palsu mereka,

فَإِذَا فَرَغْتَ فَانْصَبْ عَلِيًّا لِلْوِلاَيَةِ

“Maka apabila kamu (Muhammad) telah selesai (dari suatu urusan), maka berilah Ali kepemimpinan kepada Ali”.

Bahkan sebelum ayat ini ada tambahan,

وَرَفَعْنَا لَكَ ذِكْرَكَ بِعَلِيٍّ صِهْرِكَ

“Dan Kami angkat penyebutanmu (Muhammad) dengan Ali sang menantumu”.

Para pembaca, bila kita telusuri keyakinan atau aqidah batil ini, ternyata merupakan sebuah kesepakatan yang ada pada mereka. Tidak satupun di antara ulama-ulama jahat mereka yang menyelisihi kesepakatan ini. Sebagaimana yang dikatakan oleh salah seorang ulama mereka yaitu al-Mufid bin Muhammad an-Nu’man dalam kitab Awa’il al-Maqalat halaman 49.

Adapun bila ditemukan pendapat sebagian kecil ulama mereka tentang tidak adanya perubahan dan penyimpangan Alqur’an, maka hal itu hanyalah upaya penyembunyian aqidah kufur mereka di hadapan umat Islam. Maka janganlah sekali-kali seorang muslimpun mempercayainya. Karena mereka adalah orang-orang yang beragama dengan taqiyyah (kedustaan). Wallahu A’lam.

Sumber: http://sesatnyasyiah.blogspot.com/2012/10/kedustaan-syiah-terhadap-al-qur-an.html

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s