SAUDARAKU, BIASAKAN MEMUJI NAMA ALLAH TA’ALA KETIKA MELIHAT SUATU KEADAAN

doa melihat yg menyenangkan1UCAPAN KETIKA MELIHAT SESUATU YANG DISUKAI DAN YANG TIDAK DISUKAI
بسم الله الرحمن الرحيم

Dari Aisyah radliyallahu anha, dia berkata,

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا رَأَى مَا يُحِبُّ قَالَ الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي بِنِعْمَتِهِ تَتِمُّ الصَّالِحَات وَإِذَا رَأَى مَا يَكْرَهُ قَالَ الْحَمْدُ لِلَّهِ عَلَى كُلِّ حَالٍ

Rosulullah Shallalalhu alaihi wa sallam apabila melihat sesuatu yang disukai, beliau berkata, ” Alhamdulillahilladzii bi ni’matihi tatimmush shaalihaat (Segala puji bagi Allah yang dengan nikmat-Nya segala amal shalih sempurna)”. Dan apabila melihat sesuatu yang tidak disukai, beliau membaca, “Alhamdulillah ‘alaa kulli haal (Segala puji bagi Allah, atas segala keadaan)”.

[HR Ibnu Majah: 3803, ath-Thabraniy dalam al-Ausath: 6663, al-Hakim: 1883 dan Ibnu Sunni dalam Amalul Yaum wal-Lailah: 378. Berkata asy-Syaikh al-Albaniy: Hasan]. [1]

Berkata asy-Syaikh Salim bin Ied al-Hilaliy hafizhohullah, “Hasan dengan syawahidnya”. [2]

Faidah hadits:

1). Di dalam kehidupan dunia ini kita niscaya akan mengalami sesuatu yang kita sukai dan yang tidak kita sukai.

2). Diantara yang kita sukai adalah mendapatkan rizki, sembuh dari penyakit, mendapatkan pekerjaan, menikahi seorang wanita shalihah atau dinikahi seorang pria yang shalih, memiliki anak dan lain sebagainya.

3). Ketika kita mendapatkan dan menemui sesuatu yang menyenangkan dan kita sukai, disunnahkan dan dianjurkan untuk mengucapkan, “Alhamdulillahilladzii bi ni’matihi tatimmush shaalihaat”.

4). Diantara yang tidak kita sukai adalah dihilangkannya sebahagian rizki, ditimpa sakit, terkena berbagai mushibah bencana alam dari banjir, gunung meletus, tanah longsor, naiknya harga BBM (Bahan Bakar Minyak), ditolak ketika mengkhithbah (melamar) seorang gadis, banyaknya aliran dan sekte sesat yang tumbuh subur di tempatnya dan lain sebagainya.

5). Ketika kita ditimpa oleh sesuatu yang tidak kita sukai, disunnahkan dan dianjurkan untuk mengucapkan, “Alhamdulillah alaa kulli haal“.

6). Setiap mukmin hendaknya selalu menisbahkan sesuatu yang diperolehnya baik berupa kebaikan ataupun keburukan kepada Allah subhanahu wa ta’ala, sehingga ia senantiasa memuji-Nya dalam keadaan apapun yang dialaminya.

Wallahu a’lam bish showab.

[1] Shahih Sunan Ibnu Majah: 3066, Silsilah al-Ahadits ash-Shahihah: 265, Shahih al-Kalim ath-Thayyib: 139 dan Shahih al-Jami’ ash-Shaghir: 4727.

 

[2] Nail al-Awthar bi Takhrij Ahadits Kitab al-Adzkar: II/ 688-690 hadits nomor 959 oleh asy-Syaikh Abu Usamah Salim bin Ied bin Muhammad al-Hilaliy as-Salafiy al-Atsariy hafizhohullah, Cetakan kedua tahun 1425H/ 2004M, Dar Ibnu Hazm.

Iklan
By Abu Ubaidullah Alfaruq Posted in DOA-DOA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s