SAUDARAKU, MARI KITA MEMBACA SURAT AL-MULK !!!

Surat al-Mulk 2KEUTAMAAN SURAT AL-MULK

بسم الله الرحمن الرحيم

Membaca Alqur’an adalah sesuatu yang menyenangkan meskipun banyak di antara kaum muslimin yang melalaikannya. Apalagi ayat-ayat atau surat-surat di dalam Alqur’an itu memiliki banyak keistimewaan dan faidah bagi orang yang suka membaca, memahami, mengamalkan dan mengajarkannya.

Diantara sekian banyak surat di dalam Alqur’an, terdapat surat ke 67 yaitu surat al-Mulk atau surat Tabaaraka yang memiliki beberapa keistimewaan dan faidah. Selain kandungan isi suratnya yang memiliki makna dan tafsir yang luar biasa maka membaca dengan penuh pemahaman serta mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari itu mempunyai beberapa faidah lain sebagaimana di dalam beberapa dalil hadits shahih di bawah ini.

Dari Anas bin Malik radliyallahu anhu berkata, bahwasanya Rosulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda,

سُوْرَةٌ مِنَ اْلقُرْآنِ مَا هِيَ إِلَّا ثَلَاثُوْنَ آيَةً خَاصَمَتْ عَنْ صَاحِبِهَا حَتَّى أَدْخَلَتْهُ اْلجَنَّةَ وَ هِيَ تَبَارَكَ

“Ada satu surat di dalam Alqur’an yang hanya terdiri dari 30 ayat namun ia akan membela orang yang membacanya hingga memasukkannya ke dalam surga. Dan dia adalah surat Tabaarak (al-Mulk)”. [HR ath-Thabraniy dan adl-Dliya’ al-Maqdisiy. Berkata asy-Syaikh al-Albaniy: Hasan]. [1]

Dalil hadits di atas menjelaskan bahwa surat al-Mulk itu mempunyai 30 ayat yang jika seseorang membacanya dengan penuh pemahaman lalu mengamalkan kandungan isinya maka surat al-Mulk itu kelak pada hari kiamat akan membelanya di sisi Allah ta’ala hingga memasukkannya ke dalam surga.

Dari Abu Hurairah dari Nabi Shallallahu alaihi wa sallam bersabda,

سُوْرَةٌ مِنَ اْلقُرْآنِ ثَلَاثُوْنَ آيَةً تشْفَعُ لِصَاحِبِهَا حَتَّى يُغْفَرَ لَهُ  -تَبَارَكَ الَّذِى بِيَدِهِ اْلمـُلْكُ

“Ada satu surat di dalam Alqur’an yang terdiri dari 30 ayat yang akan memberikan syafaat kepada yang membacanya sehingga orang tersebut diampuni dosanya yaitu surat tabaarakalladzii biyadihil mulku (al-Mulk)”. [HR Abu Dawud: 1400, at-Turmudziy: 2891, Ibnu Majah: 3786, Ahmad: II/ 299 dan al-Hakim: 2119. Berkata asy-Syaikh al-Albaniy: Hasan]. [2]

Dalil di atas menegaskan kembali bahwa orang yang gemar membaca surat al-Mulk dengan penuh penghayatan dan berusaha mengamalkan kandungan isinya maka ia akan diberi syafaat olehnya di sisi Allah ta’ala hingga ia diampuni dosa-dosanya.

Bahkan secara global, Alqur’an secara menyeluruh akan dapat memberi syafaat bagi setiap muslim yang gemar membacanya dengan penuh pemahaman. Sebagaimana yang dituturkan oleh Rosulullah Shallallahu alaihi wa sallam di dalam hadits shahih berikut ini.

            Dari Abu Umamah radliyallahu anhu berkata, “Aku pernah mendengar Rosulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda,

            اِقْرَؤُوا اْلقُرْآنَ فَإِنَّهُ يَأْتىِ يَوْمَ اْلقِيَامَةِ شَفِيْعًا ِلأَصْحَابِهِ

“Bacalah Alqur’an, karena sesungguhnya ia nanti akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafaat bagi para pembacanya”. [HR Muslim: 804 dan Ahmad: V/ 255, 257. Berkata asy-Syaikh al-Albaniy: Shahih]. [3]

            Berkata asy-Syaikh Salim Ied al-Hilaliy hafizhohullah, “Terdapat dorongan untuk membaca Alqur’an dan memperbanyak di dalam membacanya serta tidak disibukkan dengan selainnya. Allah Subhanahu wa ta’ala akan memberikan idzin kepada Alqur’an untuk memberikan syafaat kepada para pembacanya, dan para pembacanya adalah orang-orang yang selalu membaca dan mengamalkannya di dunia”.[4]

            Berkata asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah, “Apabila hari kiamat, Allah Azza wa Jalla akan menjadikan pahala membaca Alqur’an ini sesuatu yang dapat menopang dirinya. Yaitu akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafaat bagi pembacanya disisi Allah Subhanahu wa ta’ala. Karena Alqur’an apabila dibaca oleh seseorang dalam rangka mencari pahala di sisi Allah maka ia akan memperoleh dari setiap huruf (yang dibacanya) dengan sepuluh kebaikan”. [5]

            Dalil hadits shahih beserta penjelasannya di atas memberi faidah bahwa setiap muslim yang membaca Alqur’an dengan tujuan mengharap balasan dari Allah Azza wa Jalla semata, merutinkan membacanya setiap waktu dengan penuh pemahaman dan berusaha mengamalkan kandungan isinya dengan sungguh-sungguh maka Alqur’an tersebut akan menjadi pemberi syafaat baginya kelak di sisi Allah ta’ala pada hari kiamat. Disamping itu ia akan diberi ganjaran kebaikan dari setiap huruf yang dibacanya dengan sepuluh kebaikan.

            Dan di antara faidah dan keutamaan lainnya dari surat yang mulia ini adalah dapat mencegah para pembacanya kelak dari adzab dan siksa kubur.

Dari Ibnu Mas’ud radliyallahu anhu bahwasanya Rosulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda,

سُوْرَةُ تَبَارَكَ هِيَ اْلمـَانِعَةُ مِنْ عَذَابِ اْلقَبْرِ

“Surat Tabaaraka (al-Mulk) itu adalah pencegah dari adzab kubur”. [HR Abu asy-Syaikh di dalam Thabaqot al-Ashbihaniyyin, Ibnu Murdaweih dan al-Hakim. Berkata asy-Syaikh al-Albaniy: Shahih]. [6]

Demikian beberapa dalil hadits shahih dan penjelasan tentang keutamaan dan faidah dari surat al-Mulk, yang mudah-mudahan memberi motivasi bagi diriku, keluarga, kerabat dan shahabatku serta seluruh kaum muslimin untuk senantiasa menjaga pembacaan surat al-Mulk setiap waktu dengan penuh pemahaman dan berusaha untuk mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

FAWA’ID:
1). Terdapat keutamaan pada surat atau ayat di dalam Alqur’an. Semisal surat al-Baqarah, al-Ikhlash, al-Kahfi, al-Mulk, ayat Kursiy dan selainnya.

2). Terdapat beberapa keutamaan di dalam surat al-Mulk.

3). Surat al-Mulk itu diberi nama oleh Rosulullah Shallallahu alaihi wa sallam sendiri dan memiliki jumlah ayat sebanyak 30 ayat.

4). Diantara keutamaan surat al-Mulk adalah pembacanya akan dibela, diberi syafaat dengan diampuni dosanya, dimasukkan ke dalam surga dan dicegah dari adzab kubur.

5). Disamping itu setiap muslim yang membacanya akan diganjar pahala kebaikan dari setiap huruf yang dibacanya dengan sepuluh kebaikan.

6). Terdapat motivasi untuk membaca Alqur’an khususnya surat-surat yang dikhususkan semisal surat al-Mulk.

7). Merupakan hak Allah ta’ala untuk mengutamakan satu surat dari beberapa surat di dalam Alqur’an yang disampaikan melalui Rosul-Nya Shallallahu alaihi wa sallam.

8). Surat tersebut dibaca secara rutin setiap hari ketika ada waktu luang. Seperti; sebelum atau setelah selesai sholat fardlu, menjelang tidurnya di waktu malam dan selainnya.

9). Dalam membaca surat al-Mulk dan yang semisalnya hendaknya dengan penuh pemahaman dan penghayatan lalu berusaha untuk mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari dengan batas kemampuannya.

Wallahu a’lam.

 

[1] Shahih al-Jami’ ash-Shaghir: 3644.

[2] Shahih Sunan Abi Dawud: 1247, Shahih Sunan at-Turmudziy: 2315, Shahih Sunan Ibnu Majah: 3053, Shahih al-Jami’ ash-Shaghir dan Misykah al-Mashabih: 2091.

[3] Mukhtashor Shahih Muslim: 2095 dan Shahih al-Jami’ ash-Shaghir: 1165.

[4] Bahjah an-Naazhiriin: II/ 225.

[5] Syar-h Riyadl ash-Shalihin: III/ 289.

[6] Shahih al-Jami’ ash-Shaghir: 3643 dan Silsilah al-Ahadits ash-Shahihah: 1140.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s