SAUDARAKU, INI KISAH ABU HURAIRAH RADLIYALLAHU ANHU DAN SEORANG JINN PENCURI..

jembatan11ABU HURAIRAH RADLIYALLAHU ANHU DAN SETAN PENCURI ZAKAT

بسم الله الرحمن الرحيم

Rosulullah shallallahu alaihi wa sallam menugaskan kepadaku menjaga harta zakat pada bulan Ramadlan. Ternyata ada seseorang datang dan mengambil sebagian makanan, lalu saya menangkapnya.

Saya berkata kepadanya, “Sungguh, saya akan melaporkanmu kepada Rosulullah shallallahu alaihi wa sallam”.

Dia berkata, “Sungguh, saya orang yang membutuhkan. Saya mempunyai keluarga dan saya mempunyai kebutuhan yang mendesak”. Lantas saya melepasnya.

Pagi harinya Rosulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda, Wahai Abu Hurairah! Apa yang dilakukan oleh tawananmu tadi malam?”.

Saya menjawab, “Wahai Rosulullah, dia mengeluhkan kebutuhannya dan keluarganya, maka saya kasihan padanya dan saya melepasnya”.

Kemudian Rosulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda,Ingatlah! Sesungguhnya dia berdusta kepadamu dan dia akan kembali lagi”.

Saya yakin bahwa dia akan kembali lagi berdasarkan sabda Rosulullah shallallahu alaihi wa sallam. Makanya, saya mengintainya.

Ternyata dia datang dan mengambil sebagian makanan, lantas saya berkata kepadanya, “Sungguh, saya akan melaporkanmu kepada Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam”.

Dia berkata, “Biarkanlah aku. Sungguh, saya orang yang membutuhkan. Saya mempunyai keluarga. Saya tidak akan mengulangi lagi”. Saya pun iba kepadanya. Lantas saya melepasnya.

Di pagi hari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallambertanya kepadaku, “Wahai Abu Hurairah! Apa yang dilakukan oleh tawananmu tadi malam?”.

Saya menjawab, “Wahai Rosulullah, dia mengeluhkan kebutuhannya dan keluarganya, maka saya iba kepadanya dan saya melepasnya”.

Kemudian Rosulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda, Sesungguhnya dia berdusta kepadamu dan dia akan kembali lagi”. Saya pun mengintainya untuk kali ketiga.

Ternyata dia datang dan mengambil sebagian makanan, lalu saya menangkapnya dan saya berkata, “Sungguh, saya akan melaporkanmu kepada Rosulullah shallallahu alaihi wa sallam. Dan ini yang terakhir –sebanyak tiga kali- kamu telah mengatakan bahwa kamu tidak akan mengulangi lagi, ternyata kamu mengulangi lagi”.

Lalu dia berkata, “Biarkanlah aku. Sungguh, aku akan mengajarimu beberapa kalimat, pastilah Allah Subhanahu wa Ta’ala memberi manfaat kepadamu berkat kalimat-kalimat tersebut”.

Saya bertanya, “Apa kalimat-kalimat tersebut?”.

Dia berkata, “Apabila kamu telah berbaring di tempat tidur, bacalah ayat kursi, niscaya engkau senantiasa mendapat perlindungan dari Allah Subhanahu wa Ta’ala. Setan tidak akan mendekatimu sampai pagi”.

Selanjutnya saya melepasnya.

Pagi harinya Rosulullah shallallahu alaihi wa sallam bertanya kepadaku. “Apa yang telah dilakukan oleh tawananmu tadi malam?“.

Saya menjawab, “Wahai Rosulullah! Dia mengatakan bahwa dia akan mengajariku beberapa kalimat yang bermanfaat bagiku, lantas saya melepaskannya”.

Rosulullah shallallahu alaihi wa sallam bertanya, “Apa kalimat-kalimat itu?”.

Saya menjawab, ‘Dia berkata kepadaku, “Apabila kamu telah berbaring di tempat tidur, bacalah ayat kursi dari awal sampai akhir”. Dia menambahkan, “Niscaya engkau senantiasa mendapat perlindungan dari Allah. Setan tidak akan mendekatimu sampai pagi”.

Lantas Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Ketahuilah! Sungguh, dia berkata benar kepadamu padahal dia pendusta. Tahukah kamu siapa yang engkau ajak bicara semenjak tiga hari yang lalu, wahai Abu Hurairah?“.

Aku menjawab, ‘Tidak”.

Beliau bersabda,Dia adalah setan”. [HR. Al-Bukhoriy: 2311, 3275, 5010].

FAWA’ID:

1).Rosulullah shallallahu alaihi wa sallam menugaskan seseorang untuk menjaga harta zakat di Baitul Mal dari kaum muslimin, dan waktu itu Abu Hurairah radliyallahu anhu yang bertugas.

2). Setan/ Jin bisa berinteraksi dengan manusia dengan idzin Allah Azza wa Jalla.

3). Jin juga memiliki kehidupan sebagaimana manusia mempunyai keluarga dan kebutuhan makanan.

4). Kaum Jin juga suka mengambil atau mencuri apa yang dimiliki oleh kaum manusia untuk kebutuhan mereka.

5). Terdapat sifat belas kasih shahabat terhadap orang melakukan tindak kejahatan lantaran sangat membutuhkan dan orang tersebut mengambil hanya sebatas yang ia butuhkan.

6). Shahabat selalu melaporkan apa yang terjadi kepada Rosulullah shallallahunalaihi wa sallam tentang sesuatu yang terjadi untuk mendapatkan nashihat.

7). Rosulullah shallallahu alaihi wa sallam telah mengetahui apa yang terjadi pada Abu Hurairah radliyallahu anhu dan tawanannya.

8). Abu Hurairah radliyallahu anhu adalah orang yang paling berambisi terhadap ilmu dan kebenaran.

9). Abu Hurairah radliyallahu anhu tidak mengetahui orang yang datang sebanyak 3 kali itu kepadanya dan mencuri harta yang dia jaga selama itu.

10). Setan/ Jin adalah makhluk yang paling banyak berdusta.

11). Tidak boleh menolak kebenaran sedikitpun, meskipun kebenaran itu datang dari setan yang gemar berdusta, selama telah diketahui bahwa yang disampaikannya itu adalah kebenaran.

12). Meskipun demikian, dilarang belajar atau menuntut ilmu dari setan atau manusia yang bersifat seperti setan tersebut.

13). Terdapat keutamaan pada ayat Kursiy yaitu termaktub di dalam surat al-Baqarah/2: 255.

14). Di antara keutamaannya adalah jika seorang muslim membaca ayat kursiy di pagi hari maka Allah Subhanahu wa ta’ala akan melindunginya dan setan tidak akan dapat mengganggunya hingga sore hari. Dan jika ia membacanya di sore hari maka Allah Subhanahu wa ta’ala akan melindunginya dan setan tidak akan dapat mengganggunya hingga pagi hari.

Wallahu a’lam.

Iklan
By Abu Ubaidullah Alfaruq Posted in DAKWAH

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s